Kerjakanlah Hal-Hal Yang Bermanfaat


Pada zaman sekarang orang orang kebanyakan melakukan hal hal yang tidak bermanfaat dibanding melakukan hal yang bermanfaat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,


مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ
“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Pada hadits diatas kita mengetahui bahwasannya  meninggalkan  hal yang tidak bermanfaat adalah salah satu di antara kebaikan islam, maka lebih baik daripada kita melakukan hal hal tidak bermanfaat coba kita perlahan lahan melakukan hal yang bermanfaat meskipun dari yang kecil terlebih dahulu.

Ada suatu kisah , ada orang awam yang baru pertama kali mengikuti majelis ilmu dan disaat majelis ilmu itu sang ustad menyampaikan satu hadits yang dimana Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِى الْمِيزَانِ ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

“Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim” (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung). (HR. Bukhari no. 6682 dan Muslim no. 2694)

Orang ini baru pertama kali mengikuti majelis ilmu, tapi dia menulis hadits tersebut dan dia hafalkan, dan disaat dia bertemu dengan orang orang maka dia akan berkata kepada orang yang ditemuinnya “ Apakah kamu ingin suatu Amalan yang mudah ? “ Dia pun membacakan Hadits yang dia hafal tadi kepada orang orang, Sampai saatnnya di suatu hari dia pingsan dan saat dia bangun dia sudah ada dirumah sakit dan ada dokter yang membawannya memakai kereta dorong, lalu orang ini pun berbicara kepada dokter tersebut “ Dok ingin engkau aku sampaikan Amalan yang ringan ?, maka dibacakan hadits tersebut dan setelah selesai Dia meninggal.

Lihat lah seseorang yang hanya memiliki 1 ilmu tapi dia ingin menjadi bermanfaat bagi orang lain dengan menyebarkan ilmu yang sudah dia ketahu meskipun 1 ilmu. Dan juga dengan menjadi bermanfaat kita tidak hanya dengan ilmu saja tapi kita juga bisa melalui harta kita dengan menyedekahkannya ke orang myang membutuhkannya. Kita juga yang sekarang hidup di zaman dimana media sosial sedang marak maraknnya digandrungi oleh orang orang, mari kita coba untuk bermanfaat kepada orang orang lewat media sosial tersebut dengan kita Like & Share post post islam yang bermanfaat bagi kita dan juga bisa bermanfaat bagi yang lain, dari situ kita bisa menjadi manfaat untuk orang lain.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Dikutip dari OA Islam Yang Sehat